Artikel tentang Gizi Buruk Pada Anak

 Artikel tentang Gizi Buruk Pada Anak

Artikel ini membahas tentang jenis dan cara menangani gizi buruk sesuai kondisinya.

Berikut ini adalah gambar Gizi Buruk Pada Anak :


Apa itu gizi buruk pada anak?

Gizi buruk adalah suatu kondisi yang ditandai dengan berat dan tinggi badan balita  jauh di bawah rata-rata.untuk mengetahui status gizi dapat menggunakan indikator grafik berat badan menurut tinggi badan (BB/TB). Pada anak, bisa dikatakan mengalami gizi buruk ketika hasil pengukuran indikator BB/TB untuk status gizinya kurang dari 70 persen nilai median.

Gejala umum gizi buruk pada anak 

1. Gizi buruk tanpa komplikasi
2. Gizi buruk dengan komplikasi 

Apa saja masalah gizi buruk pad anak ?
1. Marasmus : Tidak terpenuhinya asupan energi harian.
2. Kwashiorkor : Rendahnya asupan Protein.
3. Marasmik-Kwashiorkor : Penggabungan dua gejala.

Panduan penanganan gizi buruk pada anak 
1. Fase stablisasi
Fase stabilisasi adalah Keadaan ketika kondisi klinis dan metabolisme anak belum sepenuhnya stabil.
Fase stabilisasi dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
* Pemberian susu formula sedikit tapi sering 
*Pemberian susu formula setiap hari 
* ASI diberikan setelah susu formula
2. Fase transisi
Fase transisi adalah Masa ketika perubahan pemberian makanan tidak menimbulkan masalah bagi kondisi anak.
Fase transisi dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
* Pemberian formula khusus dengan frekuensi sering dan porsi kecil. Paling tidak 4 jam sekali.
* Jumlah volume yang diberikan pada 2 hari pertama (48 jam) tetap menggunakan F 75
* ASI tetap diberikan setelah anak menghabiskan susu formula
* Jika volume pemberian formula khusus tersebut telah tercapai, tandanya anak sudah siap untuk masuk ke fase rehabilitasi
3. Fase rehabilitasi 
Fase rehabilitasi adalah Masa ketika nafsu makan anaka sudah kembali normal dan sudah bisa diberikan makanan agak padat melalui mulut normal.




Comments